Langsung ke konten utama

Negeri ku...


Indonesia... Itulah nama negeri ini, dimana tempat aku dilahirkan dan tempat ku tinggal. Aku merasa aneh, Kenapa orang-orang luar negeri lebih mengenal kita dengan negara teroris? Apa karena banyak orang2 Indonesia yang mau melakukan hal2 seperti itu? Menurut saya, hanya segelintir orang saja yang mau berbuat hal itu, dengan berbagai macam alasan.

Sungguh sangat di sayangkan, ledakan bom yang terjadi di Mega Kuningan, Jakarta. Kurang lebih 4 tahun Indonesia tidak terjadi teror bom. Tapi pagi itu sungguh naas. Banyak Korban yang berjatuhan. Sungguh, reputasi Indonesia di mata dunia telah hancur lagi karena ledakan itu. Hal nyata yang dapat kita lihat seperti, batal nya kedatangan pemain sepakbola terkenal yaitu Manchaster United (MU).Namun, dengan adanya bencana tersebut, sebaiknya kita jangan lah larut dengan kejadian tersebut. Kita harus berbenah diri dari segi apapun. Jangan lagi kejadian ini terulang lagi, semoga ini untuk terakhir kalinya.


Di sisi lain, banyak Warga Negara Indonesia yang telah mengharumkan bangsa ini yaitu misalnya baru-baru ini juara di Olimpiade Biologi dan Fisika di Jepang.

Coba aja mereka itu (Siapa pun, Orang asing maupun WNI nya sendiri) mau lebih mengenali Indonesia.... pasti mereka akan menyukai bahkan mencintai Indonesia, banyak hal-hal yang indah di negeri ini (misal nya dari sisi budaya nya, pariwisata, dll)

Oya, setelah Candi Borobudur tidak masuk kedalam salah satu keajaiban dunia karena kurangnya dukungan…saatnya sekarang dukung “Taman Nasional Komodo” menjadi salah satu dari 7 Keajaiban Dunia di tahun 2009.

Indonesia mungkin akan kalah dari negara lain, bahkan negara kecil yang mengajukan tempat yang tidak terlalu menarik, hanya karena negara tersebut lebih melek internet (Singapore contohnya, yang mengajukan Bukit Timah Nature Reserve). Dan yg lebih menyedihkan lagi, pulau Sipadan juga termasuk dlm nominee yg diajukan oleh Malaysia .Brazil misalnya, pemerintahnya menyediakan fasilitas gratis untuk masyarakatnya yang tidak punya akses internet agar bisa ikut memilih untuk negaranya. Ayo dukung!! Ingin mendukung? Silah kan klik di sini Gunakan semua Email anda untuk memilih nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keterpaksaan

Terpaksa. Tidak enak memang jika sebuah perbuatan dilakukan dengan unsur keterpaksaan. Tapi ini lah yang ku rasakan. Kuliah masuk Jurusan Teknik Informatika. Tentu kalian semua tau, itu adalah salah satu mempelajari ilmu pasti, dan dari dulu semua orang yang dekat dengan ku tau kalau aku gak suka banget dengan ilmu pasti. Teman SMA ku tahu,kalau aku pengen masuk jurusan akuntansi, tapi.... sebuah keterpaksaan yang harus dilakukan selama 4 tahun (ouuuuh.... tidak), baru kali ini aku mengerjakan sesuatu yang gak aku suka sama sekali.

Akses Internet Via Tv Kabel

Akses ke internet lewat saluran telepon belakangan ini banyak dikeluhkan pengguna karena sering sibuk, hubungan tiba-tiba putus dan membengkaknya pulsa telepon. Selain itu sambungan ke internet tidak bisa 24 jam. Cara itu kini dapat diatasi dengan mengakses internet melalui TV kabel. Layanan jasa akses yang disebut I-Direct itu digelar Indosatnet bekerja sama dengan Kabelvision, perusahaan patungan Indonesia-Amerika Serikat penyedia infrastruktur TV kabel. Selain dapat menghadirkan saluran TV mencanegara, ini juga memungkinkan pengambilan data berukuran besar, gambar, dan streaming audio dan video secara live atau langsung dari internet.

Persahabatan yang Tak Pernah Terlupakan

Sahabat merupakan orang yang sangat berarti untuk saya. Orang yang dekat dengan saya atau bisa disebut teman dekat, belum tentu ia menjadi sahabat saya. Orang yang selalu ada pada saat suka maupun duka. Orang yang selalu ada saat saya membutuhkan seorang teman yang mengerti tentang keadaan saya ketika ada masalah. Orang yang selalu menjadi pendengar setia ketika saya curhat dengannya, namun tak lupa juga dia memberikan solusi kepada saya. Orang yang tidak akan pernah melupakan sahabatnya. Itulah nama nya sahabat sejati. Jujur aja, aku jarang banget dapat seorang sahabat. Ketika ku SD, sama sekali ku gak punya sahabat, paling cuman ada teman satu sekolah yang dekat dengan rumah. Mungkin karena sifat ku yang pendiam, yang susah untuk diajak ngobrol, paling kalau ada orang lain nanya baru aku jawab itupun singkat banget jawabnya. Aku susah untuk mendapatkan seorang sahabat yang benar-benar mengerti tentang ku. Menurut ku, orang yang biasanya dekat dengan ku belum tentu ia ku anggap s...