Penyebaran flu H1N1 (orang Indonesia lebih mengenal flu babi), antarmanusia telah terjadi di Indonesia. Bahkan kemarin saya menonton tv, Menkes mengatakan Indonesia telah tahap KLB (Kejadian Luar Biasa). Ini disebabkan oleh banyaknya kasus positif H1N1 sebanyak 64 orang. Dan ada 14 orang siswa (hingga kemarin, saya liat di tv) yang positif flu babi yang mengikuti paduan suara tingkat Asia di Korea Selatan
Tanda dan Gejala:
Tanda dan Gejala:
Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, gejalan influensa ini mirip dengan influensa. Gejalanya seperti demam, batuk, sakit pada kerongkongan, sakit pada tubuh, kepala, panas dingin, dan lemah lesu. Beberapa penderita juga melaporkan buang air besar dan muntah-muntah.
Dalam mendiagnosa penyakit ini tidak hanya perlu melihat pada tanda atau gejala khusus, tetapi juga catatan terbaru mengenai pasien. Sebagai contoh, selama wabah flu babi 2009 di AS, CDC menganjurkan para dokter untuk melihat "apakah jangkitan flu babi pada pasien yang di diagnosa memiliki penyakit pernapasan akut memiliki hubungan dengan orang yang di tetapkan menderita flu babi, atau berada di lima negara bagian AS yang melaporkan kasus flu babi atau berada di Meksiko dalam jangka waktu tujuh hari sebelum bermulanya penyakit mereka." Diagnosa bagi penetapan virus ini memerlukan adanya uji makmal bagi contoh pernapasan. Sumber yg di dapat
Pencegahan Terhadap Virus H1N1
- Hidari Kontak langsung dengan babi. Karena penularan flu babi melalui udara dan dapat juga melalui kontak langsung dengan penderita, kemudian Masa inkubasinya 3-5 hari
- Menjaga perilaku hidup bersih dan sehat, menutup hidung dan mulut apabila bersin, mencuci tangan dengan sabun setelah beraktivitas, dan segera memeriksakan kesehatan apabila mengalami gejala flu adalah tahap awal menghindari flu babi. Sumber yg di dapat
Komentar