Langsung ke konten utama

Antara bangga dan Malu

Jujur, aku terkadang sangaaaat bangga sekali menjadi oramg Indonesia, namun terkadang aku malu. Walaupun begitu, aku tetap mancintai Indonesia. Dimana negara ini, tempat aku di lahirkan. Aku Bangga menjadi orang Indonesia, karena:
  • Alam nya yang sangat indah. Banyak bule yang tahu, Bali saja, tapi pada dasarnya alam Indonesia semua nya indah banget, tapi sayang kurang terawat oleh pemerintah daerah setempat. Apalagi keindahan bawah laut nya indaaaah banget. Silahkan klik disini
  • Solidaritas masyarakat Indonesia yang tinggi. Misalnya, seperti beberapa waktu yang lalu, banyak masyarakat Indonesia yang menggalang dana untuk Palestina, yang jelas-jelas bukan satu negara. Tentunya yang sesama orang Indonesia juga pasti turut di bantu, seperti tejadinya Tsunami.
  • Sifat masyarakat Indonesia yang ramah. Hanya di daerah perkotaan saja yang gak peduli dengan antar tetangga, yang istilahnya "Loe-loe, Gue-gue"
  • Cintailah produksi dalam negeri. Jangan salah lho, hasil produksi dari Indonesia banyak juga yang di Ekspor ke Luar Negeri. Hati-hati beli barang ketika anda di luar negeri, karena bisa saja yang anda beli itu buatan Indonesia, kan gak lucu tuh ketika mau pamerin ke teman anda ternyata buatan negeri sendiri.
Kalau yang malu nya sich sedikit, dan itu pun karena negara kita di cap oleh negara lain:
  • Negara teroris
Amerika menyebut kalau negara kita ini termasuk negara teroris. Menurut saya, Indonesia itu negara damai dan tentram. Hanya beberapa orang saja yang telibat, tapikan tidak semua nya.
  • Korupsi
  • Sifat Anarkis Sebenarnya, demonstrasi boleh saja terjadi namun harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Salah satu nya tidak merusak bangunan yang ada disekitar pendemo, dengan merusak itu sama aja orang itu merugikan negara.
Semoga negara ini dimasa yang akan datang, menjadi negara yang lebih baik, dan tidak di cap apa-apa lagi oleh negara lain.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keterpaksaan

Terpaksa. Tidak enak memang jika sebuah perbuatan dilakukan dengan unsur keterpaksaan. Tapi ini lah yang ku rasakan. Kuliah masuk Jurusan Teknik Informatika. Tentu kalian semua tau, itu adalah salah satu mempelajari ilmu pasti, dan dari dulu semua orang yang dekat dengan ku tau kalau aku gak suka banget dengan ilmu pasti. Teman SMA ku tahu,kalau aku pengen masuk jurusan akuntansi, tapi.... sebuah keterpaksaan yang harus dilakukan selama 4 tahun (ouuuuh.... tidak), baru kali ini aku mengerjakan sesuatu yang gak aku suka sama sekali.

Akses Internet Via Tv Kabel

Akses ke internet lewat saluran telepon belakangan ini banyak dikeluhkan pengguna karena sering sibuk, hubungan tiba-tiba putus dan membengkaknya pulsa telepon. Selain itu sambungan ke internet tidak bisa 24 jam. Cara itu kini dapat diatasi dengan mengakses internet melalui TV kabel. Layanan jasa akses yang disebut I-Direct itu digelar Indosatnet bekerja sama dengan Kabelvision, perusahaan patungan Indonesia-Amerika Serikat penyedia infrastruktur TV kabel. Selain dapat menghadirkan saluran TV mencanegara, ini juga memungkinkan pengambilan data berukuran besar, gambar, dan streaming audio dan video secara live atau langsung dari internet.

Persahabatan yang Tak Pernah Terlupakan

Sahabat merupakan orang yang sangat berarti untuk saya. Orang yang dekat dengan saya atau bisa disebut teman dekat, belum tentu ia menjadi sahabat saya. Orang yang selalu ada pada saat suka maupun duka. Orang yang selalu ada saat saya membutuhkan seorang teman yang mengerti tentang keadaan saya ketika ada masalah. Orang yang selalu menjadi pendengar setia ketika saya curhat dengannya, namun tak lupa juga dia memberikan solusi kepada saya. Orang yang tidak akan pernah melupakan sahabatnya. Itulah nama nya sahabat sejati. Jujur aja, aku jarang banget dapat seorang sahabat. Ketika ku SD, sama sekali ku gak punya sahabat, paling cuman ada teman satu sekolah yang dekat dengan rumah. Mungkin karena sifat ku yang pendiam, yang susah untuk diajak ngobrol, paling kalau ada orang lain nanya baru aku jawab itupun singkat banget jawabnya. Aku susah untuk mendapatkan seorang sahabat yang benar-benar mengerti tentang ku. Menurut ku, orang yang biasanya dekat dengan ku belum tentu ia ku anggap s...